Beranda ArtikelPelatihanGaleriVideoTentangAdmin
PKYI Logo

PKYI (Persaudaraan Kriya Yoga Indonesia) adalah organisasi yang didedikasikan untuk melestarikan dan menyebarkan ajaran Kriya Yoga di Indonesia. Kami percaya bahwa setiap individu berhak untuk mencapai kedamaian batin dan pencerahan diri melalui praktik spiritual yang benar.

Visi

Menjadi wadah spiritual yang membimbing masyarakat Indonesia menuju kehidupan yang lebih damai, harmonis, dan penuh makna melalui ajaran Kriya Yoga.

Misi

  • Menyebarkan ajaran Kriya Yoga yang autentik sesuai dengan garis guru (parampara)
  • Menyediakan program pelatihan dan meditasi yang terstruktur
  • Membangun komunitas spiritual yang saling mendukung
  • Melestarikan tradisi dan nilai-nilai luhur Kriya Yoga

Biografi Guruji Ivan Prapanza

Guru Besar Persaudaraan Kriya Yoga Indonesia

Guruji Ivan Prapanza

Guruji Ivan Prapanza lahir di Kota Solo dengan nama Ivan Prapanza Eka Putra, dan memiliki garis keturunan Raja Mangkunegaran III.

Sejak masa SMA, beliau telah memiliki ketertarikan yang mendalam terhadap dunia esoterik dan metafisika. Perjalanan spiritualnya dimulai dengan mempelajari berbagai aliran dan disiplin keilmuan, seperti tenaga dalam, kebatinan, sufisme, prana, reiki, tantra, serta berbagai ajaran spiritual lainnya, baik dari guru-guru lokal maupun mancanegara.

Pada masa mahasiswa, beliau pernah mendirikan sebuah perguruan spiritual sebagai wadah pembelajaran dan pengembangan diri.

Dalam proses pendalaman spiritualnya, beliau banyak menerima bimbingan dan pengajaran, baik dari guru-guru fisik maupun nonfisik, melalui berbagai jalur spiritual.

Pada tahun 1990 menjadi titik penting dalam perjalanan batinnya, ketika beliau bertemu dengan Guru Sejatinya dan menerima wahyu spiritual dari Mangkunegoro I, yaitu Pangeran Samber Nyawa. Ditahun yang sama Guruji Ivan Prapanza untuk pertama kali mengenal Kriya Yoga, melalui inisiasi spiritual langsung dari Babaji. Setelah inisiasi tersebut, beliau terus memperdalam berbagai jalur Kriya Yoga, seperti Kriya Yoga Tradisional, Kriya Yoga Paramahansa Yogananda, Kriya Yoga Lahiri Mahasaya, Kriya Yoga Hariharananda, dan berbagai aliran lainnya, baik melalui pengajaran langsung maupun dari berbagai literatur. Sementara itu, pemahaman dan pendalaman Kriya Yoga tingkat tinggi (high level kriya) lebih banyak beliau peroleh melalui bimbingan para Guru Kriya nonfisik.

Sebelum sepenuhnya berfokus pada pengajaran Kriya Yoga, beliau sempat dikenal sebagai healer, cenayang, dan paranormal. Ketertarikannya terhadap dunia pengobatan alami diwujudkan melalui penulisan dan penerbitan sebuah buku mengenai herbal Sambiloto , pada tahun 2003.

Pada tahun 2003 pula, Persaudaraan Kriya Yoga Indonesia (PKYI), didirikan sebagai sarana untuk memperkenalkan dan menyebarkan ajaran Kriya Yoga kepada masyarakat luas, dan menghadirkan Guruji Ivan Prapanza sebagai Guru Besar PKYI.

Di tengah aktivitasnya sebagai pengusaha, Guruji Ivan Prapanza terus aktif mengajarkan dan membimbing praktik Kriya Yoga hingga saat ini.

Mengenal Kriya Yoga

Sejarah Kriya Yoga

Kriya Yoga merupakan sebuah sistem meditasi kuno yang berakar pada tradisi spiritual yang sangat mendalam dan telah diwariskan sejak ribuan tahun lalu. Praktik ini berpusat pada pengaturan napas serta pengaktifan chakra atau pusat energi yang berada di sepanjang tulang belakang. Melalui latihan yang terarah, Kriya Yoga membantu seseorang mengalami keheningan batin, yang menjadi dasar bagi kedamaian, kebahagiaan, dan pencapaian kesadaran diri sejati (Self-Realization).

Secara etimologis, kata Kriya berasal dari dua suku kata Sanskerta, yaitu kri dan ya. Kata kri mengandung makna tindakan atau aktivitas, sedangkan ya merujuk pada jiwa atau Atma. Dengan demikian, Kriya dapat dipahami sebagai tindakan jiwa atau gerak energi kehidupan (prana karma). Dalam pemahaman ini, napas dipandang sebagai manifestasi utama dari aktivitas jiwa.

Sejarah Kriya Yoga

Kriya Yoga adalah ajaran kuno yang telah diwariskan secara turun-temurun melalui garis guru (parampara) sejak ribuan tahun lalu. Kata "Kriya" berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti "aktivitas" atau "gerakan", khususnya merujuk pada aktivitas spiritual yang bertujuan untuk menyatukan kesadaran individu dengan kesadaran kosmik.

Ajaran ini pertama kali diperkenalkan secara luas kepada dunia modern oleh Mahavatar Babaji, seorang yogi agung dari Himalaya, yang pada abad ke-19 memberikan inisiasi Kriya Yoga kepada Lahiri Mahasaya. Lahiri Mahasaya kemudian menyebarkan ajaran ini kepada banyak murid, termasuk Sri Yukteswar, yang kemudian menjadi guru dari Paramahansa Yogananda.

Paramahansa Yogananda membawa ajaran Kriya Yoga ke Barat melalui bukunya yang terkenal, "Autobiography of a Yogi", dan mendirikan Self-Realization Fellowship (SRF) untuk menyebarkan ajaran ini secara global.

Di Indonesia, Kriya Yoga dikembangkan dan disebarkan melalui Persaudaraan Kriya Yoga Indonesia (PKYI) dengan Guru Besarnya Guruji Ivan Prapanza pada tahun 2003, dengan tujuan untuk melestarikan dan menyebarkan ajaran Kriya Yoga yang autentik sesuai dengan garis guru (parampara).